Menurut Kantor Berita ABNA, Perusahaan Shafa Pharmed Iran menyatakan pada Minggu (27/6/2021) bahwa uji sampel darah 10 orang yang mengikuti uji klinis tahap pertama dan 30 orang uji klinis tahap kedua vaksin COVIran Barekat menunjukkan bahwa antibodi yang diproduksi oleh tubuh mereka mampu mengalahkan varian Covid-19 yang berasal dari Afrika Selatan.
“Sebelumnya, antibodi dalam darah orang-orang yang menerima vaksin ini juga telah diuji terhadap virus Corona varian Alpha dari Inggris. Kesuksesan vaksin ini juga terbukti di sana,” kata laporan tersebut.
Perusahaan farmasi Shafa Pharmed juga mengumumkan kinerja vaksin COVIran Barakat pada varian Delta asal India.
“Para peneliti baru saja memperoleh sampel strain asal India dan sedang melakukan uji netralisasi dan hasilnya akan dipublikasikan kemudian,” tambahnya. (RM)
342/